Kamis, 4 Juni 2026

Breaking News

  • Lapas Gunung Sugih Terima Kunjungan Kabag TUM Kanwil Ditjenpas Lampung dalam Rangka Sosialisasi dan Monev Zona Integritas   ●   
  • Plt Kadisdik Pekanbaru Hadir Dalam Acara Perpisahan Peserta Didik SMPN 39   ●   
  • Ketua Bidang I Seruni Kabinet Merah Putih Melakukan Kunjungan ke RSUD Arifin Achmad   ●   
  • Peringati Hari Jadi Ke-50, RSUD Arifin Achmad Pekanbaru Bagi-Bagi Layanan Pap Smear Gratis   ●   
  • Satu Oknum Security Dinas Perpustakaan di Amankan Dalam Kasus Narkotika Jenis Sabu   ●   
SDN  017  Dapat Bantuan Anggaran BOS. Kondisi Fisik Bangunan Sekolah  Terpantau  Ada   Bangunan Fisik  Yang  Rusak
Sabtu 31 Januari 2026, 11:31 WIB

Jetsiber.com | ROKAN HILIR – 31/ 01/ 2025  Klaim realisasi anggaran pemeliharaan sarana dan prasarana SDN 017 Bagan Punak Meranti  senilai Rp390 juta sepanjang 2023–2025 kini berhadapan langsung dengan fakta di lapangan. Bangunan sekolah tampak rusak dan tak terawat, jauh dari gambaran sekolah yang menghabiskan biaya pemeliharaan sarana dan prasarana ratusan juta rupiah yang bersumber dari dana BOS.

Pantauan di lokasi menunjukkan penampakan  dinding sekolah kumuh dan kotor,  plafon rusak dan bocor, serta fasilitas pendukung pembelajaran dalam kondisi memprihatinkan. Fakta ini menimbulkan pertanyaan mendasar: ke mana anggaran pemeliharaan itu dialirkan ?

Meskipun berita kasus  skandal sekolah SDN 017 sudah beberapa media mempublikasikan  dana pemeliharaan sarana prasarana sekolah sumber dana BOS  namun  belum ada  pernyataan stetmen  penanggungjawab dari Kabid  BOS terkait temuan baru fisik sekolah  hingga di tahun 2025  masih  ada fisik bangunan  rusak tak terurus  d,sementara sudah di realisasikan anggaran BOS  utk fasilitas pemeliharaan prasarana  tersebut  belum terjawab Kabid Bos Dinas PDK . 
Padahall dinas memiliki fungsi pengawasan langsung terhadap pengelolaan Dana BOS di satuan pendidikan. 

Transparansi yang seharusnya melekat pada pengelolaan Dana BOS justru  membuat pertanyaan  publik saat ini . Padahal, dana tersebut bersumber dari uang negara dan wajib dipertanggungjawabkan kepada publik.

Sebelumnya, Tim BOS Dinas Pendidikan Kabupaten Rokan Hilir begitu  ngotot bahkan menyampaikan klarifikasi mengenai penggunaan anggaran pemeliharaan SDN 017 Bagan Punak Meranti. Namun klarifikasi itu kini dipertanyakan, setelah kondisi riil sekolah terungkap tidak sejalan dengan laporan realisasi anggaran.

Hingga berita ini diterbitkan, tidak ada satu pun pejabat terkait yang bersedia menjelaskan kontradiksi antara keterangan Tim bos dan kelala sekolah dan kondisi fisik bangunan sekolah. Keheningan ini justru mempertebal dugaan adanya praktik pengelolaan Dana BOS yang tidak transparan..

Berdasarkan konfirmasi awak media, dana anggaran  20  persen anggaran khusus untuk pemeliharaan sarana dan prasarana  di tahun 2025  sebagian  di antara justru untuk perbaikan  rehab  kantin  , buat  renovasi  pembangunan  taman sekolah yang tidak urgen di laksanakan  justru diprioritaskan. .Untuk  rehab ringan  seperti plafon yang sudah rusak ,kaca jendela yang  pecah , konsen yang rusak dan tembok  yang sudah  kelihatan buram & kumuh  justru  tidak di kerjakan . 

Bantuan DAK di kucurkan per tahun  anggaran khusus  20  persen dari  total per tahun 300 , utk  fasilitas anggaran prasarana dan prasarana  pemeliharaan  ringan  pertahun 20 persen  tersebut layak di pertanyakan publik  apakah  realisasinya  sesuai petunjuk juknis  DAK ?  

Anggaran  SDN 027 tersebut berdasarkan informasi konfirmasi Kabid Bos Dinas PDK 
rutinendapat anggaran Rp 300  000.000  pertahun . Menurut  Kabid DAK ,kepsek  yang tersebut sudah 3 tahun menabat jadin Kepsek di SDN 017 Nahan Punak Meranti tersebut. 

 ** Rudy. Hartono ""

 




Editor : Redaksi
Kategori : Nasional
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Redaksi JETSIBER.COM,
silakan kontak ke email: [email protected]


Komentar Anda
Berita Terkait
 
 


Scroll to top